Strategi Keberlanjutan Pembangunan Pelabuhan Garongkong: Analisis Produktivitas Industri-Logistik Berbasis QSPM
DOI:
https://doi.org/10.67548/jebin.v1i1.35Keywords:
Pengembangan Kawasan, Klaster Industri-Logistik, Strategi QSPM, Ekonomi Lokal BerkelanjutanAbstract
Penelitian ini menganalisis strategi prioritas untuk meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat Kabupaten Barru melalui pengembangan Pelabuhan Garongkong dan Kawasan Emas Garongkong (KEG) sebagai klaster industri–logistik berbasis pelabuhan. Studi ini menjawab kebutuhan untuk memperkuat daya saing pelabuhan sekaligus memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang dihasilkan bersifat inklusif dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat lokal. Pendekatan deskriptif-analitis digunakan dengan menerapkan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) guna mengevaluasi tiga alternatif strategi: (1) pengembangan klaster industri–logistik berbasis Pelabuhan Garongkong, (2) pemberdayaan ekonomi lokal melalui program Local Economic Development (LED), dan (3) optimalisasi kelembagaan dan investasi melalui kemitraan pemerintah–swasta (PPP) serta penguatan tata kelola KEG. Faktor strategis internal dan eksternal diidentifikasi dari kondisi infrastruktur pelabuhan, struktur kelembagaan, peluang investasi, serta kebutuhan ekonomi masyarakat, kemudian diberikan bobot dan dinilai melalui QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi klaster industri–logistik memperoleh nilai Total Attractiveness Score tertinggi, sementara strategi LED dan tata kelola–PPP berfungsi sebagai pilar pendukung untuk memastikan pemerataan manfaat dan keberlanjutan jangka panjang. Penelitian ini juga mengusulkan kerangka konseptual yang mengintegrasikan infrastruktur pelabuhan, pembentukan klaster, LED, dan tata kelola untuk mendukung perencanaan pengembangan kawasan Garongkong yang berkelanjutan.






