Pengaruh Work-Life Balance Pada Gen Z Terhadap Ekonomi Kreator
DOI:
https://doi.org/10.67548/jebin.v1i1.251Keywords:
Work-Life Balance, Generasi Z, Ekonomi KreatorAbstract
Penelitian ini membahas pengaruh keseimbangan kehidupan kerja (Work-Life Balance/WLB) terhadap produktivitas dan kreativitas Generasi Z dalam konteks ekonomi kreatif. Dalam era digital, Generasi Z menunjukkan preferensi yang kuat terhadap fleksibilitas kerja dan nilai-nilai sosial, sehingga WLB menjadi faktor penting dalam menentukan pilihan karier. Namun, sebagian besar penelitian terdahulu lebih banyak mengkaji pengaruh WLB terhadap kepuasan kerja, kesehatan mental, dan turnover intention, sedangkan kajian yang secara khusus menganalisis keterkaitan WLB dengan produktivitas dan kreativitas Generasi Z dalam ekonomi kreatif masih relatif terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan WLB memengaruhi produktivitas, kreativitas, serta keberlanjutan kinerja Generasi Z sebagai pelaku ekonomi kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WLB yang baik berkontribusi signifikan terhadap kesehatan mental, pengelolaan emosi negatif, dan peningkatan semangat kerja. Selain itu, organisasi yang mendukung WLB memiliki tingkat pergantian karyawan yang lebih rendah. Dengan demikian, penerapan kebijakan WLB tidak hanya memberikan manfaat bagi karyawan, tetapi juga mendukung peningkatan produktivitas, kreativitas, dan pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.






