Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Pagesangan

Authors

  • Febriyanti Neng Prodi S1 Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Mataram
  • Cahaya Indah Lestari Dosen Program Studi S1 Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia
  • Evi Diliana Rospia Dosen Program Studi S1 Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia

Keywords:

asi eksklusif, dukungan keluarga, kebidanan, pengetahuan, pemberian asi

Abstract

Pemberian ASI eksklusif merupakan upaya penting dalam meningkatkan status kesehatan dan tumbuh kembang bayi, namun cakupannya di Wilayah Kerja Puskesmas Pagesangan masih tergolong rendah. Rendahnya pemberian ASI eksklusif diduga dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pengetahuan ibu dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan ibu dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Pagesangan. Penelitian menggunakan desain analitik korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 75 ibu yang memiliki bayi usia 6–12 bulan, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square dan Fisher's Exact Test pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik (62,7%) dan memperoleh dukungan keluarga (90,7%). Sebanyak 72,0% responden memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif (p=0,000) serta antara dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif (p=0,002). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu yang baik dan adanya dukungan keluarga berhubungan secara signifikan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Oleh karena itu, peningkatan edukasi kepada ibu serta penguatan peran keluarga perlu terus dilakukan untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif di masyarakat.

Downloads

Published

2026-10-15

Issue

Section

Articles