Pelatihan Strategi TOEFL Untuk Meningkatkan Pemahaman Strategi Tes Bagi Taruna/I JAPEC

Authors

  • Precilia Rafra Universitas Cenderawasih
  • Rommy Rambet Universitas Cenderawasih

DOI:

https://doi.org/10.67548/jocepass.v1i4.376

Keywords:

TOEFL ITP , Strategi tes , JAPEC , Pelatihan bahasa Inggris , Pengabdian masyarakat, Test-taking strategies , JAPEC , English training , Community service

Abstract

Abstrak: Kemampuan bahasa Inggris dan kesiapan menghadapi TOEFL ITP penting bagi taruna/i untuk kebutuhan akademik dan beasiswa. Berdasarkan observasi dan wawancara awal, mitra menghadapi lima permasalahan, yaitu rendahnya pemahaman format tes, terbatasnya strategi mengerjakan soal, terbatasnya waktu latihan, rendahnya kepercayaan diri, dan terbatasnya bimbingan TOEFL terstruktur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman format, struktur, dan strategi TOEFL ITP. Mitra kegiatan adalah JAPEC (Japan English Community), komunitas belajar bahasa Inggris taruna/i Politeknik Penerbangan Jayapura, dengan 22 peserta. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Mei–20 Juni 2026 melalui tahap persiapan, pelaksanaan inti dalam tiga pertemuan (6, 13, dan 20 Juni 2026), serta monitoring dan evaluasi. Metode meliputi pendekatan andragogi, ceramah interaktif, diskusi, latihan soal terbimbing, simulasi, umpan balik individual, dan modul PDF. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan skor total konversi TOEFL ITP pada simulasi awal dan akhir. Rata-rata skor meningkat dari 386,14 menjadi 401,00 atau bertambah 14,86 poin, dan refleksi serta umpan balik peserta menunjukkan peningkatan pemahaman format tes, manajemen waktu, kepercayaan diri, dan kesiapan akademik. Pelatihan ini bermanfaat, tetapi perlu didukung durasi yang lebih panjang, latihan berkelanjutan, dan pengelompokan peserta berdasarkan kemampuan awal.

Abstract: English proficiency and TOEFL ITP readiness are important for cadets’ academic needs and scholarships. Initial observations and interviews identified five problems among the partner: limited understanding of the test format, limited test-taking strategies, limited practice time, low confidence, and limited structured TOEFL guidance. This community service program aimed to improve the understanding of the TOEFL ITP format, structure, and test-taking strategies. The partner was JAPEC (Japan English Community), an English learning community for cadets of Politeknik Penerbangan Jayapura, with 22 participants. The program was conducted from May 20 to June 20, 2026, through preparation, core implementation in three meetings (June 6, 13, and 20, 2026), and monitoring and evaluation. The methods included an andragogical approach, interactive lectures, discussions, guided practice, simulations, individual feedback, and a PDF module. The evaluation compared participants’ total converted TOEFL ITP scores in the initial and final simulations. The mean score increased from 386.14 to 401.00 (an increase of 14.86 points), and participants’ reflections and feedback indicated improved understanding of the test format, time management, confidence, and academic readiness. The program was beneficial, but a longer duration, sustained practice, and grouping participants by initial proficiency are needed.

Downloads

Published

2026-10-29

Issue

Section

Articles