Peningkatan Kesadaran Siswa Tentang Pentingnya Pendidikan Untuk Masa Depan Melalui Kegiatan Penyuluhan
DOI:
https://doi.org/10.67548/jocepass.v1i4.366Keywords:
Student Awareness, Learning Motivation, Self-Developmen, Education, Pendidikan , Kesadaran Peserta Didik, Motivasi Belajar , Pengembangan DiriAbstract
Abstrak: Pendidikan merupakan aspek fundamental dalam mengembangkan pengetahuan, keterampilan, karakter, dan kesiapan peserta didik untuk menghadapi tantangan di masa mendatang. Oleh karena itu, penguatan pemahaman tentang urgensi pendidikan, motivasi belajar, dan pengembangan potensi diri perlu dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan kesadaran peserta didik mengenai peran pendidikan dalam pengembangan diri serta perencanaan masa depan. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka program Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-Dik) di SMA Negeri 1 Kopang dengan melibatkan 40 peserta didik yang mewakili setiap kelas. Pelaksanaan kegiatan menerapkan pendekatan edukatif, komunikatif, dan partisipatif melalui pemaparan materi, pemberian pertanyaan pemantik, diskusi, tanya jawab, dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik berpartisipasi dalam penyuluhan melalui diskusi, penyampaian pendapat, dan refleksi tentang cita-cita serta rencana masa depan. Temuan ini bersifat deskriptif berdasarkan pengamatan selama kegiatan dan bukan merupakan pengukuran kuantitatif terhadap peningkatan kemampuan peserta didik.
Abstract: Education is a fundamental aspect in developing students’ knowledge, skills, character, and readiness to face future challenges. Therefore, strengthening students’ understanding of the importance of education, their motivation to learn, and the development of their personal potential must be carried out continuously within the school environment. This community service activity aims to strengthen students’ understanding and awareness of the role of education in personal development and future planning. The activity was conducted as part of the Education Community Service Program (KKN-Dik) at Kopang State High School 1, involving 40 students representing each class. The activity employed an educational, communicative, and participatory approach through material presentations, thought-provoking questions, discussions, Q&A sessions, and reflections. The results of the activity showed that students participated in the counseling session through discussions, sharing their opinions, and reflecting on their aspirations and future plans. These findings are descriptive in nature, based on observations made during the activity, and do not constitute a quantitative measurement of improvements in students’ abilities.






