Upaya Peningkatan Minat Baca Siswa Dalam Mendukung Budaya Literasi di SDN 3 Aikmual
DOI:
https://doi.org/10.67548/jocepass.v1i4.349Keywords:
peserta didik, minat baca , Literasi, Perpustakaan, Pojok Baca, Students’ learning interest, Attractiveness, Decoration, spatial arrangement, School libraryAbstract
Abstract: Program Pojok Baca merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan minat baca peserta didik dan mendukung terciptanya budaya literasi di lingkungan sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan perpustakaan sebagai ruang membaca yang nyaman, rapi, dan menarik serta menyediakan bahan bacaan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Kegiatan dilaksanakan di SDN 3 Aikmual, Kabupaten Lombok Tengah, melalui program PLP II Terintegrasi KKN Pendidikan. Mitra sasaran kegiatan ini adalah SDN 3 Aikmual, dengan melibatkan 20 peserta didik yang terdiri atas 10 peserta didik kelas II dan 10 peserta didik kelas V. Metode pelaksanaan meliputi observasi, persiapan, praktik langsung, serta monitoring dan evaluasi. Tahapan kegiatan dimulai dengan mengamati kondisi perpustakaan, membersihkan dan menata ruang, menyediakan serta menyusun bahan bacaan sesuai dengan karakteristik peserta didik, dan membuat dekorasi edukatif berupa pohon literasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penataan Pojok Baca menghasilkan ruang membaca yang lebih rapi, nyaman, dan menarik serta mendukung pemanfaatan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar dan kegiatan literasi. Keberlanjutan program diharapkan dapat dilakukan melalui pemeliharaan fasilitas, penambahan koleksi buku, pelaksanaan kegiatan membaca secara rutin, serta keterlibatan guru dan peserta didik dalam menjaga dan memanfaatkan Pojok Baca secara berkelanjutan.
Abstrak: : The Reading Corner Program is an effort to improve students’ reading interest and foster a literacy culture in the school environment. This activity aims to optimize the use of the school library as a comfortable, neat, and attractive reading space and to provide reading materials that meet students’ needs. The program was conducted at SDN 3 Aikmual, Central Lombok Regency, as part of the Integrated PLP II and Educational Community Service Program (KKN Pendidikan). The target partner was SDN 3 Aikmual, involving 20 students consisting of 10 second-grade students and 10 fifth-grade students. The implementation methods included observation, preparation, hands-on practice, monitoring, and evaluation. The activities began with observing the library’s initial condition, cleaning and organizing the space, providing and arranging reading materials according to students’ characteristics, and creating educational decorations in the form of a literacy tree. The results indicate that the Reading Corner arrangement created a neater, more comfortable, and more attractive reading space and supported the use of the library as a learning resource center and literacy activity area. The sustainability of the program is expected to be maintained through facility upkeep, the addition of book collections, regular reading activities, and the involvement of teachers and students in maintaining and using the Reading Corner continuously.






