Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak Serta Perancangan Sistem Informasi Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Kelurahan Sukaraja Kecamatan Medan Maimun
DOI:
https://doi.org/10.67548/jocepass.v1i3.299Keywords:
KIA, Sistem Informasi, Kesehatan Ibu, Pelayanan Kesehatan, Purwarupa, Prototype, Community Service , Health Services, Information System, MCHAbstract
Abstract: Pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) masih menghadapi kendala pencatatan dan pelaporan karena sebagian besar data dikelola secara manual. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan KIA sekaligus merancang Sistem Informasi KIA di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun. Mitra sasaran adalah perangkat kelurahan dan kader kesehatan dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas ibu hamil, ibu dengan balita, kader, dan tenaga kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan mitra, observasi kebutuhan, pelayanan kesehatan ibu dan anak, perancangan prototype sistem, serta monitoring dan evaluasi melalui observasi, wawancara, dan angket kepuasan. Hasil kegiatan menunjukkan pelayanan berjalan lancar dan mendapat respons positif dari peserta. Kegiatan ini menghasilkan satu prototype Sistem Informasi KIA dengan fitur pengelolaan data ibu hamil, persalinan, bayi dan balita, imunisasi, riwayat pemeriksaan, dan pelaporan. Secara kualitatif, peserta memahami pentingnya pemantauan kesehatan ibu dan anak; secara kuantitatif, mitra menilai prototype sesuai kebutuhan pelayanan dan lebih efisien dibanding pencatatan manual.
Abstrak: Maternal and child health (MCH) services still face challenges in recording and reporting because most data are managed manually. This community service program aimed to improve MCH service quality and design an MCH Information System in Sukaraja Village, Medan Maimun District. The target partner was the village administration and health cadres, involving 30 participants consisting of pregnant women, mothers with toddlers, cadres, and health workers. The implementation methods included partner coordination, needs assessment, MCH service delivery, prototype system design, and monitoring and evaluation through observation, interviews, and satisfaction questionnaires. The results showed that the activities ran smoothly and received positive responses from participants. The program produced one MCH Information System prototype with features for managing data on pregnant women, delivery, infants and toddlers, immunization, examination history, and reporting. Qualitatively, participants gained better understanding of the importance of monitoring maternal and child health; quantitatively, the partner assessed the prototype as suitable for service needs and more efficient than manual recording.






