Pelatihan dan Pendampingan Guru Dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran Interaktif "Petualangan Ekosistem" Berbasis Simulasi Virtual untuk Menumbuhkan Bernalar Kritis Siswa Sekolah Dasar di SDN Rada
DOI:
https://doi.org/10.67548/jocepass.v1i3.296Keywords:
sekolah dasar, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), penalaran kritis, ekosistem , simulasi virtual, Media pembelajaran, elementary school , IPAS, critical reasoning, ecosystem, virtual simulation, learning mediaAbstract
Abstrak: Pembelajaran IPAS materi ekosistem di sekolah dasar sering disampaikan secara tekstual sehingga siswa kesulitan memahami hubungan sebab-akibat antarkomponen ekosistem dan kurang terlatih bernalar kritis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menyediakan media pembelajaran interaktif berbasis simulasi virtual bernama “Petualangan Ekosistem” yang dapat dijalankan tanpa pemasangan aplikasi (berbasis web) melalui komputer maupun telepon seluler (HP/Android), sekaligus melatih dan mendampingi guru dalam memanfaatkannya untuk membantu siswa memahami konsep ekosistem melalui eksperimen mandiri. Mitra sasaran kegiatan adalah SDN Rada, Dusun Bontoranu, Desa Rada, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, dengan peserta sebanyak 15 orang, yaitu 3 guru dan 12 siswa kelas V. Kegiatan dilaksanakan sepenuhnya secara daring tanpa kegiatan lapangan pada April 2026 melalui empat tahap, yaitu (1) koordinasi dengan mitra untuk menganalisis situasi, kebutuhan pembelajaran, serta kesiapan perangkat dan jaringan; (2) persiapan, meliputi pengembangan media dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), penyusunan bahan pelatihan dan panduan singkat, serta validasi oleh tiga ahli; (3) pelaksanaan dengan metode sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan praktik terbimbing bagi guru yang dilanjutkan penggunaan media oleh siswa; serta (4) evaluasi dan monitoring melalui angket respons, observasi keterlibatan, dan refleksi bersama guru. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase kelayakan. Hasil validasi tiga ahli, yaitu ahli materi (biologi), ahli evaluasi pembelajaran, dan ahli evaluasi pembelajaran SD, memperoleh rata-rata 78% berkategori Valid. Pelatihan, pendampingan, dan penggunaan media memperoleh respons positif peserta dengan rata-rata 79%. Dengan demikian, media “Petualangan Ekosistem” layak dimanfaatkan sebagai media pembelajaran IPAS materi ekosistem dan guru mitra mampu menggunakannya untuk menumbuhkan bernalar kritis siswa sekolah dasar.
Abstract: Learning about ecosystems in elementary Natural and Social Sciences (IPAS) is often delivered textually, making it difficult for students to understand cause-and-effect relationships among ecosystem components and offering little practice in critical reasoning. This community-service program aims to provide an interactive virtual-simulation learning medium called “Petualangan Ekosistem” (Ecosystem Adventure), a web-based application that requires no installation and is accessible on computers and mobile phones (Android), and to train and mentor teachers in using it so that students can grasp ecosystem concepts through independent experimentation. The partner school was SDN Rada, Bontoranu Hamlet, Rada Village, Bolo District, Bima Regency, involving 15 participants: 3 teachers and 12 fifth-grade students. The program was conducted entirely online without fieldwork in April 2026 through four stages: (1) coordination with the partner to analyze the situation, learning needs, and readiness of devices and internet access; (2) preparation, comprising media development using the ADDIE model, the preparation of training materials and a short user guide, and validation by three experts; (3) implementation using socialization, training, mentoring, and guided practice for teachers, followed by student use of the medium; and (4) evaluation and monitoring through a response questionnaire, engagement observation, and joint reflection with teachers. Data were analyzed descriptively and quantitatively using feasibility percentages. Validation by three experts, a content (biology) expert, a learning-evaluation expert, and an elementary-learning-evaluation expert, yielded an average of 78% in the Valid category, while the training, mentoring, and use of the medium obtained an average of 79% positive participant responses. The medium is therefore feasible for IPAS ecosystem learning, and partner teachers are able to use it to foster elementary students’ critical reasoning.






