Pendampingan Perbaikan Papan Nama Ruangan dan Pesan Edukatif Berbahasa Inggris Sebagai Upaya Penguatan Lingkungan Literasi Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.67548/jocepass.v1i3.278Keywords:
School signage, elementary school, linguistic quality, supportive literacy environment, Lingkungan literasi yang mendukung, Kualitas Kebahasaan, Sekolah Dasar, Papan petunjuk sekolahAbstract
Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan lingkungan literasi sekolah melalui perbaikan papan nama ruangan dan pesan edukatif berbahasa Inggris di SD Negeri Inpres Perumnas IV Padang Bulan, Jayapura. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh hasil diskusi dengan kepala sekolah dan guru bahasa Inggris sekolah mitra yang mengidentifikasi berbagai kesalahan penggunaan bahasa Inggris pada media visual sekolah. Kesalahan tersebut berpotensi memberikan paparan bahasa yang kurang tepat kepada siswa sekolah dasar. Mitra sasaran kegiatan adalah SD Negeri Inpres Perumnas IV Padang Bulan dengan melibatkan kepala sekolah, satu orang guru Bahasa Inggris, beberapa guru kelas, serta enam siswa kelas 5. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendampingan yang meliputi koordinasi awal, observasi lapangan, telaah linguistik terhadap media visual, revisi teks berbahasa Inggris, pencetakan dan pemasangan media hasil revisi, penyusunan panduan mini penggunaan bahasa Inggris di ruang publik sekolah, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kualitas bahasa pada papan nama ruangan dan pesan edukatif di lingkungan sekolah mengalami perbaikan yang signifikan. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesadaran guru mengenai pentingnya penggunaan bahasa Inggris yang benar sebagai bagian dari lingkungan literasi sekolah. Panduan mini yang dihasilkan diharapkan dapat mendukung keberlanjutan penggunaan bahasa Inggris yang akurat dalam pengembangan media visual sekolah.
Abstract: This community service program aimed to optimize the school literacy environment by improving the quality of English room signs and educational messages at SD Negeri Inpres Perumnas IV Padang Bulan, Jayapura. The program was initiated following discussions with the principal and the English teacher, which identified various errors in the English used on the school's visual media. These errors had the potential to provide inaccurate language input for elementary school students. The target partner was SD Negeri Inpres Perumnas IV Padang Bulan, involving the principal, one English teacher, several classroom teachers, and six grade 5 students. The program was implemented through a mentoring approach consisting of initial coordination, field observation, linguistic review of existing signage, revision of English texts, production and installation of revised signs and educational posters, development of a mini guideline for English use in school public spaces, and monitoring and evaluation. The program successfully improved the linguistic accuracy of room signs and educational messages throughout the school and increased teachers' awareness of appropriate English usage in public educational spaces. The mini guideline is expected to support the sustainability of accurate English use and contribute to the development of a richer literacy environment for elementary school students.






