Pelatihan Uji Boraks Sederhana Pada Beberapa Bahan Makanan Guna Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Pangan

Authors

  • damayani Panggabean Universitas Tjut Nyak Dhien
  • Annisa Arafah Universitas Tjut Nyak Dhien
  • Ria Pertiwi Universitas Tjut Nyak Dhien
  • Sintya Asiah Universitas Tjut Nyak Dhien

DOI:

https://doi.org/10.67548/jocepass.v1i3.274

Keywords:

Borax, Curcumin, Food, Training, Turmeric, Kunyit, Pelatihan , Makanan , Kurkumin, Boraks

Abstract

Abstrak: Pelaksanaan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan tentang uji kandungan boraks pada beberapa makanan guna meningkatkan kesadaran kesehatan pangan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada Yayasan Letjen Haryono MT, yang melibatkan lima kelas yakni kelas X, XI IPA, XI IPS, XII IPA dan XII IPS. Sampel yang digunakan yakni 100 orang siswa Sekolah Menengah Atas. Tim pengabdi melaksanakan pengabdian pada yayasan ini dikarenakan tujuan dari pengabdian ini ditemukan pada sekolah tersebut, hal tersebut diperoleh dari hasil pembagian angket awal dengan total penilaian 75% siswa hanya diberikan uang saku namun kedua orangtuanya tidak membekali ilmu jajanan yang sehat. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah menggunakan teknik partisipatif dan edukatif yakni dengan cara pelatihan (pemberian materi dan praktek), dengan hasil berupa pretest dan posttest serta pengisian angket. Pelatihan ini memiliki beberapa tahap, yakni dengan memaparkan materi terlebih dahulu, melaksanakan praktek langsung dan evaluasi berupa tes serta pengisian angket. Hasil dari pengabdian ini yakni skor pretest 55 dan skor posttest 92. Dengan skor N-Gain 0,82 (kategori tinggi) dan hasil dari data pengambilan angket dihitung dari IKM adalah 5 dari 7 indikator diperoleh kriteria sangat puas. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat yang dilakukan berhasil.  

Abstract:  This community service initiative aims to provide training on testing borax content in various foods to increase food health awareness. This community service was conducted at the Letjen Haryono MT Foundation, involving five classes: X, XI Science, XI Social, XII Science, and XII Social. The sample consisted of 100 high school students. The team chose this foundation because the specific needs targeted by this service were identified at the school. This was based on the results of an initial questionnaire, which showed that 75% of students were only given pocket money without being educated by their parents on healthy snacking habits. The implementation method utilized participatory and educational techniques through training (material presentation and practical sessions), with outcomes measured via pretest, posttest, and questionnaires. The training consisted of several stages: presenting the material, conducting hands-on practice, and evaluating through tests and questionnaires. The results of this community service showed a pretest score of 55 and a posttest score of 92. With an N-Gain score of 0.82 (high category) and questionnaire data calculated using the Community Satisfaction Index (IKM) showing a 'highly satisfied' criterion for 5 out of 7 indicators, these findings demonstrate that the community service was successful

Downloads

Published

2026-07-13

Issue

Section

Articles