Edukasi Pemakaian Obat Herbal Pada Pasien Hipertensi Di RT 04 Karangduwet

Authors

  • Dian Oktianti Universitas Ngudi Waluyo
  • Aofaro Hayun Mustofa
  • Fany Fatimatuzzahroh
  • Nadia Vernanda Putri

DOI:

https://doi.org/10.67548/jocepass.v1i2.153

Keywords:

Hipertensi , Edukasi , Obat Herbal, Hypertension , Education , Herbal Remedies

Abstract

Abstrak: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevelensi tinggi didunia dan menjadi penyebab utama kematian akibat komplikasi kardiovaskular. Pengelolaan hipertensi dapat dilakukan melalui terapi farmakologis menggunakan obat antihipertensi serta terapi non farmakologis dan memanfaatkan tanaman herbal. Namun, masyarakat desa karangduwet salatiga masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai hipertensi sebagai penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka Panjang, selain itu, budaya penggunaan herbal sebagai swamedikasi cukup kuat seperti seledri, bawang putih, daun salam, dan daun sirsak. Tetapi sering digunakan tanpa dosis yang jelas dan belum memperhatikan potensi interaksi dengan obat medis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu PKK RT 04 Karangduwet Salatiga mengenai pemakanian obta herbal yang aman dan tepat pada pasien hipertensi. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, ceramah interaktif dan diskusi menggunakan media leaflet. Sasaran pada kegiatan ini adalah ibu PKK RT 04 Karangduwet Salatiga dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18 oktober 2025. Hasil kegiatan menunjukan antusiasme peserta yang tinggi melalui diskusi interaktif serta peningkatan pemahaman mengenai bahaya hipertensi, pentingnya control tekanan darah, kepatuhan penggunaan obat medis, serta pemanfaatan herbal sebagai terapi komplementer yang aman. Edukasi berbasis bukti ilmiah ini diharapkan dapat meningkatkan literasi Kesehatan masyarakat dan mendorong penggunaan herbal secara bijak tanpa menggantikan terapi medis.

Abstract: Hypertension is one of the most prevalent noncommunicable diseases worldwide and a leading cause of death from cardiovascular complications. Hypertension canbemanaged through pharmacological therapy using antihypertensive medications, as well as non-pharmacological therapies and the use of herbal plants. However, the residents of Karangduwet Village in Salatiga still have limited understanding of hypertension as a chronic condition requiring long-term treatment. Additionally, the practice of using herbs for self-medication is quite prevalent, such as celery, garlic, by leaves, and soursoup leaves. However, these are often used without clear dosages and without considering potential interactions with prescription medications. This community service activity aimed to improve the knowledge of PKK women in RT 04 Karangduwet Salatiga with a total of 30 participans results showed high participants enthuasiasm through interactive disscussions and increased unferstanding regading the dangers of hypertension. The importance of blood pressure control, adherence to medical treatment, and encourage the wise use of herbal remedies without replacing medical therapy.

Downloads

Published

2026-06-05

Issue

Section

Articles