Edukasi Parenting Digital untuk Pencegahan Kecanduan Gadget pada Anak

Authors

  • Tri Kristianti Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Mohamad Yasir PT. Bank Syariah Indonesia Malang
  • Jendra Sesoca Universitas Wisnuwardhana Malang

DOI:

https://doi.org/10.67548/jocemstran.v1i2.242

Keywords:

digital addiction, digital literacy, digital parenting

Abstract

Abstrak

Penggunaan gawai (gadget) dalam kalangan anak usia 3-12 tahun telah menjadi hal yang umum dalam kehidupan keluarga modern. Bagi orang tua yang bekerja, khususnya di sektor perbankan, pemberian gawai pada anak sering dianggap sebagai bentuk perhatian dan solusi praktis agar anak tetap memiliki sarana belajar sekaligus hiburan selama orang tua bekerja. Namun, kurangnya pengawasan dan pemahaman tentang penggunaan gawai yang bijaksana dapat meningkatkan risiko kecanduan gadget pada anak.   Program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilaksanakan bekerja sama dengan Serikat Karyawan PT. Bank Syariah Indonesia (BSI) area Malang sebagai mitra strategis. Kegiatan ini ditujukan bagi 15 orang tua pekerja di sektor perbankan khususnya pegawai Bank Syariah Indonesia (BSI) area Malang yang memiliki keterbatasan waktu bersama anak. Pelaksanaan program berlangsung selama 2 bulan (Januari-Februari 2026), dengan intervensi intensif tatap muka selama dua hari di akhir pekan. Tahapan kegiatan PKM ini meliputi empat fase utama: (1) tahap koordinasi dan perizinan dengan pihak manajemen serta pengurus serikat karyawan BSI; (2) tahap persiapan melalui observasi awal dan penyusunan instrument; (3) tahap pelaksanaan berupa sosialisasi dan penyuluhan interaktif mengenai bahaya kecanduan gawai serta strategi digital parenting; dan (4) tahap akhir berupa evaluasi melalui pengisian kuesioner pre-program dan post-program serta sesi tanya jawab interaktif. Berdasarkan analisis hasil kuesioner dan kedalaman diskusi reflekstif, diperoleh temuan bahwa para peserta mengalami peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai pola asuh digital yang sehat. Mitra menunjukkan kesiapan penuh untuk mengimplementasikan strategi pendampingan gawai yang bijaksana di lingkungan keluarga masing-masing demi meminumalkan Risiko dampak negatif teknologi pada anak.

Kata kunci: Adiksi digital anak; Digital parenting; Literasi digital.

 

Abstract

The use of gadgets among children aged 3–12 years has become commonplace in modern family life. For working parents, particularly those in the banking sector, providing children with gadgets is often viewed as a form of care and a practical way to ensure children have access to learning and entertainment tools while parents are at work. However, a lack of supervision and understanding regarding wise gadget use can increase the risk of gadget addiction in children. This community service (PKM) program was conducted in collaboration with the Employee Union of PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Malang Area as the strategic partner. The activity targeted 15 working parents in the banking sector, specifically employees of BSI Malang Area who face constraints regarding quality time with their children. The program spanned two months (January–February 2026), featuring intensive, two-day face-to-face interventions on weekends. The stages of this PKM activity comprised four main phases: (1) the coordination and licensing stage with management and the BSI employee union officials; (2) the preparation stage through initial observations and instrument formulation; (3) the implementation stage consisting of interactive socialization and counseling on the dangers of gadget addiction and digital parenting strategies; and (4) the final stage involving evaluation via pre-program and post-program questionnaires as well as interactive question-and-answer sessions. Based on the analysis of the questionnaires and the depth of the reflective discussions, findings indicated that participants experienced a significant increase in their understanding of healthy digital parenting. The partners demonstrated full readiness to implement wise gadget-mentoring strategies within their respective family environments to minimize the risks of negative technological impacts on children.

Keywords: digital addiction; digital literacy; digital parenting.

Downloads

Published

2026-06-05

Issue

Section

Articles