Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam Mitigasi Bencana Banjir Berbasis Pemberdayaan Komunitas di Kelurahan Kebun Tebeng

Authors

  • Ida Agus Setiawati Universitas Bengkulu
  • Anisa Ittiara Universitas Bengkulu
  • Dian Azimiati Universitas Bengkulu
  • Suci Chantika Universitas Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.67548/jocemstran.v1i2.236

Keywords:

Disaster Mitigation, flooding, Community Empowerment

Abstract

Abstrak      

Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang paling sering terjadi di Indonesia dan menimbulkan dampak sosial, ekonomi, serta lingkungan. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko banjir, khususnya di Kelurahan Kebun Tebeng, Kota Bengkulu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam mitigasi bencana banjir berbasis pemberdayaan masyarakat. Sasaran kegiatan adalah masyarakat Kelurahan Kebun Tebeng, khususnya wilayah RT 2, RT 4, RT 6, RT 14, dan RT 19 yang rawan terdampak banjir akibat kebiasaan membuang sampah sembarangan dan tersumbatnya saluran drainase. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada Minggu, 26 April 2026 di Masjid Al-Amal RT 4 Kelurahan Kebun Tebeng dengan melibatkan 25 peserta. Kegiatan juga dihadiri oleh pihak kelurahan, Ketua RT, Ketua Bank Sampah, serta Yayasan Aksi Kesiapsiagaan Indonesia. Metode kegiatan dilakukan melalui penyuluhan interaktif dan diskusi partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan monitoring. Tahap persiapan dilakukan melalui observasi, transect walk, wawancara, dan koordinasi dengan pihak kelurahan serta tokoh masyarakat untuk mengidentifikasi permasalahan lingkungan dan kebencanaan. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi mengenai mitigasi primer, mitigasi sekunder, dan mitigasi struktural. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test sederhana untuk mengetahui tingkat pemahaman masyarakat terhadap materi yang diberikan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai penyebab banjir, langkah mitigasi bencana, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta perlunya kerja sama antara masyarakat dan pemerintah dalam pengurangan risiko bencana. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya gagasan forum mitigasi bencana di tingkat kelurahan sebagai upaya penguatan partisipasi masyarakat secara berkelanjutan.

Kata kunci: Mitigasi Bencana; Banjir; Pemberdayaan Masyarakat.

 

Abstract      

Flooding is one of the most common hydrometeorological disasters in Indonesia and has significant social, economic, and environmental impacts. Low public awareness regarding environmental conservation is one of the factors that increases the risk of flooding, particularly in Kebun Tebeng Village, Bengkulu City. This community service activity aims to enhance the public’s knowledge, awareness, and participation in flood disaster mitigation through community empowerment. The target audience is the residents of Kebun Tebeng Village, specifically in RT 2, RT 4, RT 6, RT 14, and RT 19—areas prone to flooding due to the habit of littering and clogged drainage channels. The outreach session was held on Sunday, April 26, 2026, at the Al-Amal Mosque in RT 4, Kebun Tebeng Village, with 25 participants. The event was also attended by village officials, RT heads, the head of the Waste Bank, and the Indonesian Preparedness Action Foundation. The activity employed interactive education and participatory discussions, following stages of preparation, implementation, and evaluation and monitoring. The preparation phase was carried out through observation, transect walks, interviews, and coordination with village officials and community leaders to identify environmental and disaster-related issues. The implementation phase involved presenting materials on primary mitigation, secondary mitigation, and structural mitigation. The evaluation was conducted using simple pre- and post-tests to assess the community’s level of understanding of the material presented. The results of the activity showed an increase in the community’s understanding of the causes of flooding, disaster mitigation measures, the importance of maintaining environmental cleanliness, and the need for cooperation between the community and the government in disaster risk reduction. This activity also spurred the idea of establishing a disaster mitigation forum at the sub-district level as an effort to strengthen sustainable community participation.

Keywords: Disaster Mitigation; Flooding; Community Empowerment.

Downloads

Published

2026-05-24

Issue

Section

Articles